• Jelajahi

    Copyright © TECHNONEWS | BERITA TECHNO TERKINI HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pandemik Terangkat, Google Buka Kembali Kantor 6 Juli Mendatang

    TECHNONEWS
    Kamis, 28 Mei 2020, 05:42 WIB Last Updated 2020-05-27T22:42:09Z
    loading...
      CEO Sundar Pichai mengatakan kembali bekerja akan menjadi opsional untuk sisa tahun ini.

    TECHNONEWS ■ Google akan mulai membuka kembali kantor operasionalnya mulai 6 Juli mendatang, untuk sejumlah karyawan terbatas.

    Kabar perihal pembukaan kantor tersebut disampaikan dalam sebuah posting blog yang diterbitkan pada hari Selasa , oeh CEO Sundar Pichai.

    Dia mengatakan bahwa, sementara kembali bekerja akan menjadi opsional untuk sisa tahun ini, mereka yang perlu datang akan dapat secara bergiliran - satu hari setiap beberapa minggu.

    Selain itu, Perusahaan juga akan memberi pekerja upah $ 1.000 untuk peralatan kantor di rumah untuk memudahkan pekerjaan jarak jauh.

    Pada bulan September, Google berencana untuk membiarkan lebih banyak orang kembali ke kantor, hingga mencapai sekitar 30 persen jumlah karyawan yang kini dipekerjakan dari rumah.

    Mereka yang perlu datang untuk melakukan pekerjaan mereka akan diberitahu pada 10 Juni, jelas Pichai.

    Pichai juga mengatakan perusahaan akan lebih fleksibel dengan opsi kerja jarak jauh setelah pandemik terangkat.

    “Ke depan, kami mencari untuk mengembangkan fleksibilitas yang lebih menyeluruh dalam cara kami bekerja,” tulisnya, dikutip dari theverge.com

    "Kampus kami dirancang untuk memungkinkan kolaborasi dan komunitas ... pada saat yang sama, kami sangat akrab dengan pekerjaan yang didistribusikan karena kami memiliki banyak kantor di seluruh dunia dan berpikiran terbuka tentang pelajaran yang akan kita pelajari selama periode ini."

    Kabar ini muncul pasca seminggu setelah CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan perusahaan akan memungkinkan karyawan untuk bekerja jauh di luar pandemik, mengatakan itu akan menjadi "perusahaan yang paling maju dalam pekerjaan jarak jauh pada skala kami."

    Sebelumnya, Twitter dan Square sudah mengumumkan kebijakan serupa, memperluas opsi kerja jarak jauh bagi sebagian besar karyawan tanpa batas. (**)


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru